Lembaga

Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN)

Deskripsi

Pusat Teknologi Radioisotop dan Radifarmaka dimulai dari bidang radioisotop Pusat Reaktor Atom Bandung, yang memiliki Reaktor Nuklir Triga Mark II. Dengan menggunakan fasilitas yang ada pada reaktor nuklir tersebut, bidang radioisotop telah berhasil mengembangkan radioisotop. Sedangkan di bidang radiofarmaka telah berhasil mengembangkan senyawa bertanda dan kit radiofarmaka. Kemudian untuk penelitian, pengembangan dan produksi radioisotop dan radiofarmaka dilakukan oleh Pusat Produksi Radioisotop yang didirikanpada 1986.

Kegiatan PPR – BATAN dalam memproduksi radioisotop sangat ditunjang oleh Reaktor Serba Guna (RSG) GA Siwabessy yang merupakan jenis reaktor riset (penelitian) yang mempunyai daya 30 MW. Dalam perjalanannya, PPR ini berubah nama menjadi Pusat Pengembangan Radioisotop dan Radiofarmaka (P2RR) . Adapun tugas utamanya adalah penelitan dan pengembangan radioisotope dan radiofarmaka yang berada dalam fasilitas instalasi siklotron , serta fasilitas litbang radioisotop dan radiofarmaka laboratorium.

Pada 2013, PRR berganti nama menjadi Pusat Teknologi Radioisotop dan Radiofarmaka sampai sekarang. Tugasnya melaksanakan perumusan dan pengendalian kebijakan teknis, pelaksanaan dan pembinaan serta bimbingan di bidang teknologi produksi radioisotop, radiofarmaka dan pengelolaan siklotron.

Alamat

Kawasan Puspiptek Gedung 11, Tangerang Selatan

Nomor Kontak

021-7563141

Website

http://www.batan.go.id/

Email

ptrr@batan.go.id

Hubungi Kami

    Informasi Pengirim







    mood_bad
  • No comments yet.
  • Add a review