Langkah-langkah waralaba bisnis Anda

Waralaba adalah sistem yang revolusioner untuk mengembangkan bisnis Anda dengan sangat cepat dengan resiko yang sangat kecil karena biaya investasi awal akan ditanggung oleh franchisee. Hal ini membuat banyak pengusaha ingin mengadopsi sistem ini pada bisnis mereka.

Hanya saja, banyak sekali persiapan yang harus mereka lakukan sebelum mengadopsi sistem ini. Jangan sampai Anda menghancurkan sendiri bisnis Anda karena Anda belum mampu memilih mitra dengan baik, belum memiliki SOP yang kuat, bahkan belum memiliki ijin untuk mengembangkan waralaba pada bisnis Anda. Berikut ini langkah yang harus Anda tempuh untuk mewaralabakan bisnis Anda.

Membuat SOP

SOP Adalah: Pengertian, Fungsi, Manfaat, Contoh, dan Tips Membuatnya

Standart Operating Procedure adalah sebuah cara yang telah dipatenkan untuk mengoperasikan sebuah bisnis agar kualitas tetap terjaga dan konsisten. Kita ambil contoh SOP McDonnald dalam menyajikan kentang goreng, mereka memiliki SOP yang terdiri dari berapa suhu ideal untuk memasak kentang goreng, berapa lama, berapa kuantitasnya, dan variabel lain.

Hal ini akan membuat pengunjung restoran akan mendapati kualitas kntang goreng yang sama di setiap outlet McDonnald dimanapun itu berada.

SOP ada banyak sekali mulai dari menerima pengunjung, SOP untuk menyimpan stok, mengelola keuangan, melaporkan kejadian darurat, dan sebagainya. SOP sangat penting untuk dipahami oleh seorang franchisee agar dia dapat mengetahui langkah apa saja yang perlu dia antisipasi dalam menjalankan bisnis.

SOP yang matang perlu penyempurnaan selama bertahun-tahun, diperoleh dengan pengalaman industri yang tidak sebentar dan disusun oleh para ahli dibidangnya. Itu sebabnya sebelum Anda membuat franchise untuk bisnis Anda, ada baiknya Anda menyempurnakan SOP Anda sebelum membuka cabang franchise yang baru.

Membangun Jalur Distribusi dan Logistik/suplier

Sebuah bisnis tidak mungkin dapat dijalankan tanpa bantuan suplier yang handal. Bayangkan saja ketika Anda butuh bahan baku dalam jumlah besar saat ada orderan yang banyak, namun suplier Anda tidak bisa memenuhi kuantitas bahan baku yang Anda pesan tepat waktu. Akhirnya bisnis Anda merugi karena konsumen pergi ke kompetitor yang lain.

Cara agar Anda dapat menemukan suplier yang tepat adalah dengan menguji satu persatu hingga Anda menemukan suplier dengan spesifikasi, pengetahuan, kecakapan, dan harga yang sesuai dengan yang Anda inginkan. Pastikan juga wilayah kerjanya mencakup area ekspansi bisnis Anda.

Membeli jumlah banyak dari satu suplier dapat memberi Anda keuntungan lebih dari diskon. Namun, jika Anda memiliki lebih dari satu suplier Anda dapat mengurangi resiko bahan baku yang Anda butuhkan habis atau tidak sampai tepat waktu. Karena terkadang suplier yang kita andalkan mengalami kendala logistik sehingga tidak dapat memenuhi pesanan kita.

Menyusun Kontrak Perjanjian

Signing Business Contract by logomaster | VideoHive

Anda akan bekerjasama dengan orang lain untuk membangun bisnis bersama. Hal ini membutuhkan komitmen dan pengertian bersama akan hak dan kewajiban masing-masing pihak yang bekerjasama yakni Franchisee dan franchisor.

Biasanya seorang franchisee atau pihak penrima hak franchise akan menerima hak untuk mengelola bisnisnya sesuai SOP, mendapatkan keuntungan sesuai persentase yang disepakati, mendapatkan pelatihan dan support dari perusahaan induk atau franchisor.

Sedangkan kewajiban seorang franchisee diantaranya adalah membayar atau menyetor sejumlah dana sebagai modal awal, menjaga nama baik atau brand franchise, membayar royalti fee jika ada, dan kewajiban lainnya yang akan ia terima saat menandatangani kontrak perjanjian.

Sangat penting bagi Anda untuk memahami isi kontrak perjanjian agar kedepannya tidak terjadi sengketa atau konflik.

Membangun Brand

Brand adalah sebuah pengenal dan gambaran mengenai kualitas yang produk Anda miliki pada benak konsumen Anda. Apakah produk Anda terkenal dengan brand yang identik dengan kualitas yang terbaik, harga yang murah, atau pelayanan yang ramah.

Brand akan membuat produk Anda memiliki nilai lebih dalam benak konsumen, produk Anda akan lebih diminati oleh konsumen. Tidak hanya itu, produk dengan brand terkenal bisa dijual dengan harga premium dan memiliki loyalitas konsumen yang tinggi.

Itu sebabnya Anda harus memiliki brand yang kuat pada bisnis Anda sebelum meluncurkan sistem waralaba. Seorang franchisee akan senang hati untuk membeli hak franchise dari Anda karena terdapat jaminan produk yang akan dijual akan lebih cepat laku.

Support and Layanan Konsumen

Sebelum membangun waralaba, pastikan Anda memiliki layanan interaktif untuk menanggapi keluhan konsumen dan bantuan dukungan atas bisnis Anda. Franchisee pemula akan lebih banyak membutuhkan dukungan apalagi ini merupakan moment pertamanya dalam menjalankan bisnis.

Konsumen yang komplain dengan kualitas produk dan layanan bisnis Anda di outlet tertentu merupakan informasi berharga untuk menjaga brand dan kualitas pelayanan. Itu sebabnya Anda perlu membangun divisi layanan konsumen untuk menjaga kepuasan konsumen.

Support yang Anda berikan pada franchisee tidak sekedar bantuan teknis semata, bantuan hukum seperti kepengurusan ijin terkadang juga diperlukan. Bantuan lainnya yakni bantuan marketing, entah berupa alat peraga pemasaran atau iklan di media massa.

Evaluasi dan perbaikan

Dalam perjalana bisnis, Anda bisa saja menemukan inovasi tanpa disengaja yang mungkin bisa Anda terapkan pada semua cabang franchise Anda. Atau Anda menemukan metode terbaik untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas dari pelayanan Anda. Hal ini akan menjadi aset berharga bagi bisnis Anda.

Terkadang ketika melakukan monitoring Anda juga akan mendapatkan hal yang kurang tepat dalam penilaian Anda, dan perlu segera diperbaiki. Untuk itu penting sekali bagi Anda untuk memiliki tim yang mampu melakukan evaluasi dan perbaikan pada sistem waralaba Anda.

Perijinan

Ada banyak paperwork atau dokumen yang harus Anda siapkan agar bisa menjalankan bisnis franchise Anda secara legal. Hal ini akan memberikan Anda perlindungan hukum dari tindakan kejahatan yang merugikan bisnis Anda.

Anda bisa mendaftarkan bisnis waralaba Anda pada kementerian perdagangan dengan landasan hukum PP No. 42 Tahun 2007 BAB V. Yang Anda perlukan hanyalah membawa bukti legalitas bisnis seperti FC KTP Pemohon, FC prospektus penawaran waralaba, FC izin usaha, FC tanda bukti pendaftaran HAKI, dan kontrak perjanjian waralaba, serta dokumen lain yang dirasa dibutuhkan.

Selain itu, agar kekayaan intelektual Anda seperti identitas perusahaan, hak paten, dan kekakayaan intelktual lainnya tidak dicuri oleh plagiat, tidak ada salahnya jika Anda mendaftarkannya sebagai HAKI.

Anda bisa melakukan pengurusan ijin secara online melalui website https://oss.go.id/oss/ kemudian Anda akan mendapatkan surat Penerbitan Surat Tanda Pendaftaran Waralaba (STPW).

Comments

  • No comments yet.
  • Add a comment