Bagaimana Cara Menjalankan Usaha Ritel

Bisnis retail adalah kegiatan menjual barang secara satuan atau eceran kepada konsumen akhir untuk digunakan secara pribadi. Bisnis retail tidak hanya menjual barang kebutuhan pokok namun juga pakaian, kosmetik, peralatan elektronik, kerajinan, mainan, dan banyak lagi contoh lainnya.

Banyak pengusaha yang gulung tikar karena tidak memiliki rencana yang bagus saat memulainya. Selain itu meskipun diatas kertas mereka sudah memiliki rencana yang matang, namun praktik eksekusi mereka belum bisa dikatakan baik. Belum lagi kemampuan adapatasi mereka yang tidak sesuai dengan keinginan konsumen.

Agar Anda dapat sukses dalam bisnis ini, berikut ini beberapa tips terbaik bagaimana cara menjalankan usaha ritel

Menyediakan produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen

Apabila target Anda adalah orang dilingkungan sekitar Anda atau orang yang berdomisili dekat dengan tempat usaha Anda, produk yang cocok Anda jual adalah produk kebutuhan pokok atau kebutuhan primer dan sekunder.

Cari tahu kebutuhan apa lagi yang pelanggan Anda butuhkan, atau kebutuhan apa yang harus mereka penuhi dimana mereka harus berjalan jauh untuk bisa mendapatkannya. Misalkan calon pelanggan Anda butuh payment point untuk melakukan pembelian tiket, membayar listrik, transfer, atau tagihan kredit. Anda bisa menyediakan layanan ini untuk menambah pemasukan Anda.

Apabila target Anda adalah orang yang tinggal di tempat yang jauh dari lokasi usaha Anda, cocoknya Anda menjual produk tersier yang bukan merupakan kebutuhan pokok. Tidak mungkin bukan jika Anda menjual kebutuhan pokok seperti beras, dimana mereka bisa mendapatkannya di toko dekat rumah.

Akan lebih cocok jika Anda menjual produk tersier seperti skin care, baju, asesoris dan obat perawatan hewan peliharaan, onderdil, mainan, buku, dimana produk tersebut tidak tersedia di lokasi dimana dia tinggal, dan membuat mereka dapat menghemat waktu, tenaga, dan ongkos transportasi ketika mereka membeli dari Anda.

Biasanya pelanggan Anda tinggal di lokasi yang jauh dari kota, Anda bisa menggunakan jasa kurir untuk mengantar produk Anda. Pastikan produk yang Anda jual adalah tipikal produk yang memiliki bobot yang ringan.

Pilih Supplier yang Andal

Apapun barang yang Anda jual, pastikan suplier Anda dapat mendatangkan barang berkualitas, tapat waktu, dengan volume pesanan yang tepat dan stok yang dapat diandalkan. Jangan sampai Anda mengecewakan pelanggan Anda karena produk yang mereka beli tidak ada stok atau bahkan kualitasnya tidak sesuai.

Lakukan Promosi Tertarget Secara Kreatif

Membuka toko fisik adalah langkah awal yang baik, tetapi tidak ada jaminan bahwa jika Anda membangun toko fisik pelanggan Anda akan datang. Pemasaran digital adalah pilihan tepat dan terjangkau yang memungkinkan Anda menjangkau lebih banyak lagi pelanggan potensial dari manapun.

Dengan akun Instagram, Facebook, Twitter, dan Pinterest, Anda dapat menghasilkan order untuk bisnis Anda bahkan sebelum Anda membuka pintu toko Anda. Sosial media juga merupakan platform yang bagus untuk terlibat dengan pelanggan Anda dan memberi mereka informasi tentang promosi khusus atau bentuk komunikasi apa pun yang dapat mempengaruhi mereka tanpa terkesan melakukan spamming.

Pahami Kekuatan Anda

Sebagai seorang individu, Anda pasti memiliki kekurangan dan kelebihan. Manfaatkan kelebihan Anda untuk menjalankan bisnis Anda dan pekerjakan tim yang solid untuk menutupi kekurangan Anda.

Misalkan Anda adalah seorang yang kreatif dalam membuat konten atau pandai dalam menjalin hubungan dengan konsumen namun Anda tidak pandai dalam mengelola keuangan. Dari situ bentuklah tim dimana Anda berperan sebagai content marketing dan pekerjakan seseorang yang ahli di bidang akuntansi untuk berada di posisi finansial.

Dapatkan Pengalaman

Anda tidak harus langsung me-launching bisnis milik Anda sendiri untuk memulai bisnis ritel. Anda bisa mulai dari menjadi karyawan di suatu toko ritel. Sebagai contoh jika Anda ingin membuka bisnis butik, tidak ada salahnya jika Anda melamar pekerjaan sebagai pramuniaga terlebih dahulu sebelum Anda membuka butik Anda sendiri.

Dari sana Anda bisa tahu selera konsumen, daya beli masyarakat, informasi supplier yang handal, bagaimana menjual barang dagangan di online marketplace, bagaimana menangani keluhan konsumen, mengelola keuangan dan karyawan, digaji lagi.

Anda bisa memulai bisnis Anda sendiri jika tabungan dari gaji Anda sudah terkumpul. Bila Anda memulai dari tahap ini Anda juga bisa mengetahui seluk beluk atau detail bisnis yang tidak Anda ketahui sebelumnya. Masih banyak lagi keuntungannya jika Anda memulai bisnis sebagai karyawan.

Memberikan pelayanan yang cepat

Pelangga datang ke toko ritel Anda dengan harapan dapat dilayani dengan cepat dan dapat segera meninggalkan toko untuk segera menggunakan produk yang barusan ia beli. Maka dari itu berikan layanan yang cepat mulai saat menyambut pelanggan, mengemas barang belanjaannya, menerima uang pembayaran, memberikan uang kembalian, hingga pelanggan meninggalkan toko ritel Anda, latih agar karyawan Anda terampil dalam melakukan tugas ini.

Jika toko ritel yang Anda kelola adalah toko online, Anda dapat memberikan pelayanan yang cepat jika Anda memiliki SOP yang baik. Biasanya pemilik toko online sudah mengemas barangnya dengan rapi, sehingga ketika ada orderan masuk mereka tinggal mengirimkan produknya melalui layanan ekspedisi atau kurir. Itu sebabnya top seller yang ada di marketplace online punya review yang bagus saat pelanggan menerima paket yang datang lebih cepat dalam kondisi packing yang rapi.

Jangan Terlalu Cepat Berekspansi

Kebanyakan pengusaha muda sangatlah berambisi untuk segera buka cabang dan mengotomatisasi bisnisnya. Hal ini mengakibatkan banyaknya uang yang habis karena SOP yang belum terstruktur dan hilangnya sentuhan personal akibat terlalu dini dalam menerapkan otomatisasi.

Fokus utama Anda saat ini adalah memulai bisnis sedini mungkin, menjalankannya seefisien mungkin, menemukan metode pnjualan paling efektif, dan mmbangun brand yang kuat. Jika Anda sudah memiliki SOP dan brand yang kuat, Anda bisa berekspansi dengan menawarkan kerjasama waralaba atau franchise.

Berinvestasilah Pada Bisnis Anda

Apa pun jenis barang yang Anda jual, Anda tetap harus berinvestasi untuk memperbesar usaha Anda. Menabunglah untuk dapat memilih lokasi yang lebih baik, membeli alat promosi yang lebih menarik, atau untuk membeli stok dalam jumlah besar. Membeli stok dalam jumlah besar memungkinkan Anda berkesempatan untuk mendapatkan diskon sehingga Anda bisa jual  produk tersebut dengan harga yang lebih bersaing.

Comments

  • No comments yet.
  • Add a comment